Cara Mengatasi Tersendat Tulang Di Tenggorokan Hindu Bali


om swastyastu, salam saya sebelum membahas tema yang satu ini, nah temen-teman tau tulang kan.??? yaappzz tulang adalah sebuah benda dari sisa hewan mati ataupun sisa pada makanan kita sehari-hari, nah kebayang gak sih kalo benda yang harusnya di buang itu masuk kedalam tenggorokan dan stuck di sana, nah saya mau berbagi suatu informasi menarik nih buat kalian semua.



informasi ini mungkin akan kalian perlukan di kemudian hari, dan informasi ini benar-benar sangat jarang orang yang mengetahuinya, hehhee bukannya sok tahu yaa tapi ini berdasarkan pengalaman saya pribadi, dulu ketika saya hendak ingin berangkat ke sekolah, saya dan kakak saya sarapan dulu sebelum berangkat, so pasti kan kita wajib sarapan pagi dulu. nah saat saya makan ikan yang dimasakan oleh ibu saya tiba-tiba ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan saya, pasti dari kalian pernah mengalaminya kan...???

lanjut cerita saya sudah harus bergegas berangkat ke sekolah, saya berpikir tulang yang tersendak akan segera turun dan jatuk ke dalam berut, nah ternyata semuanya yang terjadi tidaklah demikian seperti yang saya expektasikan. tulang yang tersangkut di tenggorokan saya mulai terasa sedikit sakit, tapi saya masih tetap tenang. nah keesokan harinya rasa sakit yang disebabkan oleh tulang yang tersangkut di tenggorokan saya mulai membuat saya panik. 

sebab sudah lewat 1 hari tapi derita yang di sebabkannya semakin menjadi-jadi, saat itu saya sangat kecil jadi maklum lah tak tahu apa-apa, saya pendam rasa sakitnya hingga senja pun tiba dan saya mau tidak mau harus menceritakan apa yang telah terjadi. ternyata saat di bawa ke rumah sakit dan sempat di ronsen itu mamang jelah apa yang sudah duga dari awal kalo itu pasti tulang ikan yang kemari pagi ketika sarapan.

kemudian dokter pun berkata kepada keluarga saya kalau apa yang sedang menimpa saya harus segera mendapatkan tindakan operasi,!!! sontak saja keluarga saya terkejut, sebab biaya operasinya sangatlah mahal. sehingga saat itu saya pun mulai merasa tidak enak dengan orang tua saya sendiri, saya takut kalo ortu saya akan meminjam uang ke bank. disanalah saya mulai berani bilang kalo saya tidak apa-apa. padahal sakitnya itu wahhh bener-bener wow, tidak hanya sakit saja tapi ketika saya menelan ludah pun terasa kuping saya sakit  baik itu sebelah kanan maupun sebelah kiri.

saya pun jadi begitu sedih karena saya sudar terlanjur bilang kalo saya tidak apa-apa, ditambah lagi ortu saya tidak punya uang, benar-benar menjadi sesuatu dilema yang tak berkesudahan. dan saya mencoba berbagai hal mulai dari mencoba memuntahkannya dan menaruh leher saya (tenggorokan) lantas di gesek-gesekan pada bidang yang keras seperti sudut tembok dan kayu balok, namun tetap hasilnya nihil...

dan entah itu kebetulan, atau mamang saya dan keluarga saya sedang diberkati datang seseorang saudara yang memberitahukan bahwa untuk bisa segera sembuh dari sakit karena tulang yang tersendak di tenggorokan perlu melakukan ritual, nah saya waktu itu pun tak percaya sebab ini kan sakit karena salah saya sendiri. tapi apa boleh buat karena keadaan saya yang tak membaik jadi saya ikuti saja apa yang dikatakannya, nah saya pun di suruh menyiapkan sesajen khusus buat anjing yang saya pelihara, konon karena anjing adalah mahluk yang suka makan tulang jadi untuk sakit ini bisa meminta bantuan dewa penjaga anjing. menurut apa yang saya dengar bahwa apapun itu ada obat atau penempurnya. 

nah yang saya siapkan hanya canang biasa dan ditambah sesari, nah bicara soal sesari ini bukanlah uang logam ataupun kertas dan juga permen, tapi sebuah daging, daging yang di pakai pun bebas dan seiklasnya, dan menurut saya ini solusi yang sangat bagus untuk orang-orang yang tidak memiliki uang untuk oprasi seperti saya, dah saya di suruh duduk bersila di hadapan anjing (kuluk) yang saya pelihara, dan berdoa agar tenggorokan saya di beri kesembuhan.

setelah melakukan hal itu saya pun pergi tidur, dan pada bangun keesokan harinya ternyata benar sakit tenggorokan yang sudah 2 hari menyiksa pun benar-benar hilang tanpa bekas sedikitpun, dan setelah kejadian itu saya berjanji pada diri saya sendiri akan selalu memelihara anjing di rumah...
walaupun sudah mati akan segera saya carikan penggantinya...

nah sekian dulu cerita saya ya teman-teman, ingat tetap lestarikan budaya leluhur kita dan tidak melupakan obat kuno bali kita di bali. sekian dan terima kasih, atas kunjungannya ke situs saya ini.
om santhi santhi santhi om...Cara Mengatasi Tersendat Tulang Di Tenggorokan Hindu Bali Cara Mengatasi Tersendat Tulang Di Tenggorokan Hindu Bali

0 Response to "Cara Mengatasi Tersendat Tulang Di Tenggorokan Hindu Bali"

Post a Comment

Berkomentarlah yang sopan, terimakasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close